web stats
Beranda Tech Gadgets Fitur Baru Instagram Dapat Batasi Pengiriman Pesan

Fitur Baru Instagram Dapat Batasi Pengiriman Pesan

JakartaInstagram dilaporkan sedang mengerjakan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk menentukan siapa saja yang bisa mengirim pesan di fitur Direct Message (Pesan).

Temuan fitur ini dilaporkan oleh peneliti aplikasi, Jane Machun Wong, yang kerap membocorkan fitur-fitur baru yang sedang dikerjakan oleh Instagram. User nantinya dapat lebih mengontrol pesan yang masuk, termasuk mengantisipasi datangnya pesan spam.

Berdasarkan laporan Jane lewat cuitan Twitter, dapat dilihat dari gambar yang dibagikannya bahwa nanti pengguna akan diberikan opsi untuk mengatur penerimaan pesan hanya dari akun yang diikuti saja.

Artinya, ketika sebuah akun ingin mengirim pesan namun oleh si calon penerima akun bersangkutan tidak diikuti atau follow, maka pesan itu tidak dapat dikirimkan.

 

Sebelumnya diketahui meskipun tidak saling follow atau hanya salah satu saja yang follow, user masih dapat mengirim pesan yang muncul sebagai permintaan yang dapat diabaikan pengguna.

Penerima masih dapat membaca pesan yang dikirim meski permintaan tersebut tak diterima.

Nah, untuk fitur yang sedang diujicoba ini nanti, akun yang tidak di-follow benar-benar tidak bisa mengirim pesan sama sekali.

Dilansir detikINET dari Engadget, Minggu (1/9/2019), selain mengurangi spam fitur ini juga bertujuan untuk mengurangi gangguan privasi dari pesan-pesan yang kerap mengirim kata-kata buruk seperti melecehkan hingga bully. Nantinya, fitur tersebut dapat diaktifkan di pengaturan Privasi.

(jsn/fyk)

Sumber: Detik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Emang Cuma Amerika, Jepang juga Punya Pasukan Khusus Luar Angkasa

VIVA – Bukan hanya Amerika Serikat (AS) yang mendirikan pasukan khusus luar angkasa, matra baru di bawah Angkatan Udara. Jepang juga mengambil langkah yang sama. Angkatan...

Profil Pulau Kofiau, Papua Barat yang Diduga Markas Bawah Tanah Alien

VIVA – Pulau Kofiau di Raja Ampat, Papua Barat disebut-sebut sebagai markas bawah tanah alien oleh pemburu alien dan penganut teori konspirasi Scott Waring. Meski ia...

Masih Ada Corona, Bukan Alasan Tak Gelar RUPS Secara Online

JAKARTA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan mempercepat penggunaan sistem elektronik proxy atau e-Proxy. Sistem ini dipakai oleh pemegang saham untuk...