web stats
Beranda Tech Gadgets Google Temukan Situs Penyebar Malware bagi iPhone

Google Temukan Situs Penyebar Malware bagi iPhone

Jakarta, CNN Indonesia — Peneliti keamanan di Google menemukan sejumlah situs berbahaya yang dapat mengancam pengguna iPhone. Pengguna iPhone yang mengakses situs tersebut secara otomatis akan terjangkit malware berbahaya. Malware tersebut bisa mencuri data pribadi pemiilik iPhone seperti foto, lokasi, hingga pesan.

Situs ini tidak memiliki target yang spesifik. Namun, dalam temuan Threat Analysis Group (TAG) Google dan Project Zero situs berbahaya itu telah dikunjungi hingga ribuan kali lebih.

Hasil dari penelitian gabungan ini menemukan 14 kerentanan di lima rantai eksploit yang berada hampir setiap versi dari iOS 10 hingga versi terbaru iOS 12. Pihaknya telah melaporkan permasalahan ini ke pihak Apple pada 1 Februari 2019. Peringatan ini membuat Apple merilis iOS 12.1.4 pada 7 Februari 2019.

“Ini menunjukkan sebuah kelompok melakukan upaya berkelanjutan untuk meretas pengguna iPhone di komunitas tertentu melalui jangka waktu minimal dua tahun,” tulis Ian Beer dari Project Zero pada Kamis (29/8).

Situs berbahaya ini pertama kali muncul dan beroperasi pada 13 September 2016. Menurutnya, situs tersebut seolah seperti telah diretas oleh pihak ketiga dan bukan perbuatan pemilik situs.

“iProject Zero Kami sering bekerja dengan perusahaan untuk menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan, dengan tujuan akhir mengadvokasi peningkatan keamanan struktural dalam sistem populer untuk membantu melindungi orang di mana pun,” tambah Ian.

Di akhir tulisannya tersebut, Ian mengimbau pengguna iPhone untuk tetap waspada, walaupun kejahatan ini telah berhasil ditemukan. Menurutnya, perlindungan keamanan tidak dapat menghilangkan resiko serangan jika menjadi sasaran. (nad/eks)

Sumber: CNNIndonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Emang Cuma Amerika, Jepang juga Punya Pasukan Khusus Luar Angkasa

VIVA – Bukan hanya Amerika Serikat (AS) yang mendirikan pasukan khusus luar angkasa, matra baru di bawah Angkatan Udara. Jepang juga mengambil langkah yang sama. Angkatan...

Profil Pulau Kofiau, Papua Barat yang Diduga Markas Bawah Tanah Alien

VIVA – Pulau Kofiau di Raja Ampat, Papua Barat disebut-sebut sebagai markas bawah tanah alien oleh pemburu alien dan penganut teori konspirasi Scott Waring. Meski ia...

Masih Ada Corona, Bukan Alasan Tak Gelar RUPS Secara Online

JAKARTA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan mempercepat penggunaan sistem elektronik proxy atau e-Proxy. Sistem ini dipakai oleh pemegang saham untuk...